Penyusunan SOP Pengamanan Fisik (Physical Security)
Penyusunan SOP Pengamanan Fisik (Physical Security)
P R A K A T A
Terjadinya perampokan terhadap bank secara beruntun dalam tiga tahun terakhir ini – dengan kasus perampokan Bank CIMB Cabang Medan yang sangat menonjol pada 18 Agustus 2010 lalu – menyadarkan banyak pihak, bahwa lembaga keuangan dewasa ini kian rentan terhadap aksi kejahatan dengan kekerasan. Hal ini ditopang dengan kian maraknya peredaran senjata api ilegal, sehingga secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan dan kekuatan pelaku kriminal dalam melaksana-kan aksinya.
Guna mengantisipasi masalah tersebut, sudah sewajarnya jika kalangan perbankan di Indonesia, memperbaiki sistem manajemen pengamanannya. Salah satu langkah perbaikan yang harus segera ditempuh adalah dengan membangun dan menyempurnakan Standard Operating Procedures (SOP) Pengamanan. Disisi lain, minimnya tenaga ahli yang menguasai Security Risk Management dan Physical Security bisnis perbankan, menyebabkan tugas besar ini menjadi tidak mudah untuk dilaksanakan.
Proposal ini disampaikan kepada Manajemen Bank dan Institusi Sejenis, untuk menjawab permasalahan diatas.
KONSEP DASAR
A. KONSEP DASAR PENGAMANAN FISIK (PHYSICAL SECURITY)
Secara umum, konsep dasar pengamanan fisik adalah melindungi sumberdaya perusahaan –- yang terdiri dari personil, fasilitas, peralatan, sistem pendukung, data, material logistik dan citra — dari berbagai bentuk ancaman dan bahaya yang potensial menimbulkan kerugian, baik dari dalam maupun dari luar perusahaan.
Dalam tataran implementasi, konsep perlindungan di atas diterjemahkan oleh para pakar Security Risk Management dalam 3 (tiga) fungsi pokok, yakni :
- Fungsi untuk mendeteksi ancaman.
- Fungsi untuk menghalangi dan menghambat ancaman.
- Fungsi untuk merespon ancaman.
Ketiga fungsi pokok tersebut mutlak harus ada dalam sebuah sistem pengamanan, sehingga tujuan memberikan perlindungan pada aset perusahaan dapat tercapai.
B. ELEMEN PENGAMANAN FISIK
Untuk melaksanakan tiga fungsi pokok pengamanan dengan efektif, kegiatan pengamanan fisik (phisical security) perusahaan harus ditopang tiga elemen utama pengamanan yakni:
- Petugas Keamanan (Security Guard).
- Kebijakan Pengamanan, Standard Operating Procedures (SOP) dan Post Standing Order (PSO).
- Peralatan Pengamanan berbasis teknologi.
Tampak jelas, bahwa Standard Operating Procedures (SOP) memiliki kedudukan strategis dalam fungsi pengamanan. Dengan demikian SOP Pengamanan harus dirancang dan disusun dengan cermat, karena merupakan panduan bagi petugas keamanan dalam menjalankan tiga fungsi pokok pengamanan.
C. JENIS-JENIS SOP PENGAMANAN
Merunut pada fungsi pokok pengamanan, praktis SOP Pengamanan akan mengikuti fungsi tersebut sehingga akan ada 3 (tiga) jenis SOP Pengamanan, yakni :
- SOP untuk mendeteksi ancaman
- SOP untuk menghalangi dan menghambat ancaman
- SOP untuk merespon ancaman
Seberapa banyak jumlah prosedur yang ada pada masing-masing fungsi, akan tergantung pada hasil Rapid Security Risk Assessment yang akan dilakukan sebelum penyusunan SOP Pengamanan.
MEKANISME PELAKSANAAN
A. PENJADWALAN PEKERJAAN
NO |
PEKERJAAN |
WAKTU (Hari) |
1. |
Rapid Security Risk Assessment |
2 |
2. |
Penyusunan SOP Deteksi Ancaman |
2 |
3. |
Penyusunan SOP Menghalangi dan Menghambat Ancaman |
2 |
4. |
Penyusunan SOP Merespon Ancaman |
2 |
5. |
Penyusunan SOP Emergency Response |
2 |
6. |
Sosialisasi SOP |
2 |
Jumlah |
12 |
B. PROFESSIONAL FEE
(Harga Dibawah adalah harga simulasi, yang bisa berubah sesuai lokasi, kondisi dan kustomisasi proyek/program)
NO |
PEKERJAAN |
WAKTU |
MAN/DAY |
JUMLAH (Rp) |
1. |
Rapid Security Risk Assessment |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
2. |
Penyusunan SOP Deteksi Ancaman |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
3. |
Penyusunan SOP Menghalangi dan Menghambat Ancaman |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
4. |
Penyusunan SOP Merespon Ancaman |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
5. |
Penyusunan SOP Emergency Response |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
6. |
Sosialisasi SOP |
2 |
10.500.000 |
21.000.000 |
Jumlah |
|
|
126.000.000 |
|
Terbilang :Seratus Empat Puluh Empat Juta , rupiah. |
Fasilitas :
- Transportasi trainer dan staff (PP)
- Akomudasi trainer dan staff
- Trasportasi di lokasi
- Biaya penyusunan dan cetak SOP
- Dokumentasi
- Handout sosialisasi SOP
- Perlengkapan Sosialisasi SOP
- Perlengkapan lapangan
- Komunikasi
Metode Pembayaran:
Pembayaran konsultasi dan sosialisasi Penyusunan SOP Pengamanan Fisik adalah 50% (Lima puluh persen) sebelum pelaksanaan dan 50% (Lima puluh persen) di akhir pelaksanaan.
SUMBERDAYA MANUSIA
HARYOKO R. WIRJOSOETOMO (PROJECT LEADER)
Security & Safety Lead Auditor
Berlatarbelakang pendidikan Psikologi Universitas Gadjah Mada, selama 15 tahun terakhir telah meninggalkan profesi tersebut dan menggeluti dunia risk management. Ybs. telah mengikuti berbagai pelatihan dan workshop mengenai operational risk management, corporate security & business intelligence baik di dalam maupun luar negeri.
Salah satu keahliannya yang terbilang langka adalah mampu mengintegrasikan security risk management & safety risk management dalam satu sistem, sehingga efisien dalam investasi dan penggunaan sumberdaya.
BIDANG KOMPETENSI
Security & Safety Risk Management.
SERTIFIKASI
- Security Lead Auditor, Security Management System standar Kepolisian Negara RI, diterbitkan oleh Sucofindo.
- Auditor OHSAS 18001, diterbitkan oleh International Register of Certificated Auditors(IRCA) London, Inggris.
- Licensed NLPTM Practitioners, diterbitkan oleh The Society of Neuro Linguistic Programming, Florida, Amerika Serikat.
- Fasilitator Nasional, Pandemic Preparedness Workshop, Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) dan Unicef Indonesia
- Hypnotherapist, diterbitkan oleh Indonesian Board of Hypnotherapy.
AREA KOMPETENSI
Security risk management, safety risk management, terrorism risk management, fraud risk management, business intelligence, disaster risk management dan pandemic preparedness.
PORTFOLIO
1. PT. Arutmin Indonesia (Desember 2010 – Januari 2011)
Mempersiapkan, menyusun dan memberikan Workshop Teknik Wawancara Investigasi Fraud Berbasis NLP bagi Team Internal Auditor dan HRD PT. Arutmin Indonesia, Bumi Resources Tbk, PT. Kaltim Prima Coal (KPC), Tbk dan Darma Henwa, Tbk.
2. Bank Indonesia (Oktober 2010 – November 2010)
Mempersiapkan, menyusun dan memberikan Workshop Teknik Wawancara Investigasi Fraud Berbasis NLP bagi pejabat-pejabat Bank Indonesia.
3. PT. Lativi Mediakarya/TV One (Oktober 2010 – Desember 2010)
Mempersiapkan, menyusun dan memberikan Workshop Asset Protection & Loss Prevention bagi Team Security TV One.
4. ILO Indonesia (Juli 2010 – April 2011)
Konsultan penyusunan Modul Training Business Continuity Plan untuk Menghadapi Ancaman Pandemi Flu bagi perusahaan & memberikan workshop bagi perusahaan-perusahaan anggota APINDO di Propinsi Jawa Barat, Banten, Bali dan Jawa Tengah.
5. PT. Saptaindra Sejati – Coal Mining Services (Maret 2010 – Sekarang)
Memberikan Security Briefing secara berkala mengenai sistem dan teknik pengamanan tambang batubara.
6. Fajar Group Makassar (22 Februari – 25 Februari 2010)
Memberikan Workshop Teknik Wawancara Investigasi Fraud pada jajaran direksi holding dan anak-anak perusahaan Fajar Group Makassar.
7. ILO Indonesia (November 2009 – Desember 2009)
Mereview Draft Panduan Penyusunan Rencana Keberlangsungan Usaha (Business Continuity Plan) Untuk Menghadapi Pandemi Flu bagi kalangan bisnis. Draft tersebut disusun bersama oleh ILO Indonesia, Departemen Kesehatan RI, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI serta Centers for Disease Control & Prevention (CDC), Atlanta, USA.
8. Komnas FBPI (November 2009)
Bertugas sebagai Fasilitator Nasional dalam Latihan Penanggulangan Pandemi Lintas Negara (Indonesia-Singapura) yang dilangsungkan di Batam dan Singapura.
9. UNICEF Indonesia – Komnas FBPI, Desember 2008 – Desember 2009
Bertugas sebagai Fasilitator Nasional Pemerintah Pusat untuk memberikan Workshop Pandemic Preparedness guna menghadapi pandemi flu yang tengah melanda dunia saat itu. Melatih perwira Polri dan TNI serta unsur-unsur penanggulangan bencana lainnya tentang teknik melakukan karantina wilayah di Provinsi NTB, DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Barat, Lampung dan Nanggroe Aceh Darussalam dan Riau Daratan.
10. PT. Bank Central Asia, Tbk (Juni 2006 – April 2009)
Bertugas selaku Security & Safety Lead Auditor, dengan pekerjaan:
- Melaksanakan Security Risk Assessment Wisma BCA I dan II dan 300 unit kantor cabang utama maupun kantor cabang pembantu di wilayah utama yakni Jabodetabek, Semarang, Surabaya, Malang, Bandung, Medan dan Bali.
- Melaksanakan penilaian kinerja Satpam dari perusahaan outsource di kantor cabang BCA se Jabodetabek, Bandung dan Surabaya.
- Melaksanakan analisa intelijen situasi keamanan terakhir secara berkala; dengan fokus terorisme, pilkada, banjir tahunan di Jakarta dan kerawanan sosial lain.
- Mereview dokumen emergency preparedness
11. PT. DHL Danzas Air & Ocean Indonesia (2006)
Melaksanakan Security Risk Assessment di lingkungan Kantor Pusat PT. DHL Danzas Air & Ocean Indonesia.
12. PT. INDUSTRI GELAS (Persero) Surabaya (Maret 2005 – Juni 2006)
Security Lead Auditor & Konsultan Manahemen Anti Fraud, bertugas melaksana-kan :
- Pengaturan Pengawalan VIP (President Director).
- Security Audit proses bisnis.
- Security Audit Kebijakan, Standard Operating Procedures & Peraturan.
- Investigasi kasus fraud di lini logistik dan marketing.
- Set-up sistem keamanan perusahaan.
- Penyusunan Kebijakan Anti Fraud.
- Pelatihan Team Internal Auditor (Satuan Pengawasan Internal).
- Security Advisory.
13. PT. ARMORINDO ARTHA (2005)
Security Lead Auditor proyek Security Risk Assessment Cash Processing Center.
14. PT. SARI HUSADA, Tbk (2004)
Trainer/Fasilitator Pelatihan Teknik Wawancara Investigasi Fraud berbasis Neuro Linguistic Programming (NLP).
15. PT. Bimantara Citra, Tbk (2003)
Trainer/Fasilitator Pelatihan Teknik Wawancara Investigasi Fraud berbasis Neuro Linguistic Programming (NLP).
Selain client di atas, juga memberikan public training & inhouse training tentang Security Risk Management & Fraud Risk Management yang diikuti perserta dari PT. Inco Indonesia, Tbk, PT. Conoco-Phillips Indonesia, PT. Chevron Pacific Indonesia, PT. Pertamina, PT. Bank Permata Tbk, Bank NISP, Bank Mega, Citibank, Bank BTPN, PT. Tirta Investama Tbk, PT. Bakri Telekom, PT. Smart Telecom, PT. Pupuk Sriwijaya, ABB Indonesia, PT Sapta Indra Sejati (coal mining) dan berbagai perusahaan lain.
ORGANISASI PROFESI
- Associate Member, Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), Texas, USA.
- Regular Member, National Fire Protection Association (NFPA), Massachussetts, USA.
- Regular Member, Asosiasi Nasional Profesi dan Industri Pengamanan (ANPIP).
- Regular Member, Ikatan Ahli Keselamatan Kerja Indonesia (IAKKI).
Mohammad Ramli
Security & Safety Staff
Formal Education
Forest Resources Conservation and Ecotourism, Faculty of Forestry, Bogor Agricultural Institute (2010)
Non Formal Education
2004 | Civil Service Basic Training Student Regiment in Batalyon Infanteri 315 Garuda, Bogor |
2004 | Office Staff Course Student Regiment Batalyon VII/ Suryakancana |
2006 | National Coach Training XIX Student Regiment, Rindam v Barawijaya Jawa Timur |
2008 | Sangga Langit Basic Survival Lanud Atang Sandjaja, Bogor |
2008 | Training Organize PT Tunggal Ika Mahakarya |
2010 | Training and Education of Occupational Safety and Health (OSH) Expert, Certification Ministry of Manpower and transmigration of The Republic of Indonesia |
2010 | Occupational Safety and Health Working at Heigt with Rope Access System, Ministry of Manpower and Transmigration of The Republic of Indonesia |
2010 | Emergency First Response Course PADI Asia Pacific |
2010 | Indonesian Safety Professional Association Seminar |
Organizational Experience
2004 | Member of Logictic Bureau Student Regiment of IPB |
2004 | Member of Operational Bureau Student Regiment of IPB |
2005 | Leader of Provoost Student Regiment of IPB |
2005 | Leader of Operational Bureau Student Regiment of IPB |
2006-2007 | Commander of Student Regiment of IPB |
2008 | Leader of Research and Development Student Regiment of IPB |
2004-2005 | Member of IFSA Local Committee IPB |
2004-2005 | Management of Forest Resources Conservation and Tourism Student Association |
2006 | Person in Charge of Cave Observer Club Forest Resources Conservation and Tourism Student Association |
2006 | Vice Leader of Madura Student Family in Bogor |
Commitee Experience
2004 | Leader of Madura Student Orientation |
2005 | Commitee of Gebyar Himakova |
2005 | Leader of Basic Educational and Training KPG Himakova |
2005 | Commander Team of Independent Day The Republic of Indonesia in IPB Bogor |
2006 | Director of Office Staff Course Student Regiment of IPB |
Work Experience
2006 | Member of Tourism Patrnership Survey in Bogor Distric |
2006 | Leader of Tourism Interpretation Design in IPB Bogor |
2005-2008 | High Rope Game Instructor of Navigator Indonesia (outbound and Training Consultant) |
2007-2008 | High Rope Game Instructor of IPB Outbound |
2008-Now | OutboundTIM Facilitator and High Rope Instructor |
2008-Now | Sales and Marketing Executive PT TIM |
Experience in Handling Training/ Up to Rp. 50.000.000
2008 | Oil and Gas Surface Production System |
2008 | Environmental Legislation Anticipating Conflicts |
2008 | Security Management |
2009 | Security Intelligent and Investigation |
2009 | Practical Internal Corrosion Control |
2009 | Basic First Aid Training |
2010 | Electircal Installation in Hazardous Area |
2010 | Hazardous Material Safe Handling |
2010 | Compressor: Technique, Operation and Maintenance |
2010 | The Best Practice of Behavior Best Safety |
2010 | Centrifugal Pump: Selection, Operation and Maintenance |
2010 | Security Risk Management |
2010 | Emergency Preparedness |
2010 | Explosive Material Handling for Oil, Gas and Mining Industry |
2010 | Safety Audits and Site Inspection |
2010 | Explosive Material Handling for Oil, Gas and Mining Industry |
Experience in Handling Training/ Up to Rp. 50.000.000
2011 | Security Management for Leader |
2011 | Security Assessment For Leader |
2011 | Security Management Development Program |
Experience in Handling Training/ Event 50.000.000-100.000.000
2009 | Cathodic Protection And Corrosion Control |
2010 | Occupational Safety and Health Working at Height with Rope Access System (level One) |
Experience in Handling Training/ Event More than 100.000.000
2008 | Piping and Pipeline Design Installation, Operation and Maintenance |
2010 | Training and Education Occupational Safety and Health (OSH) Expert |
2010 | Occupational Safety and Health Working at Height with Rope Access System |
PENUTUP
Demikian proposal ini kami sampaikan, sebagai bahan pengambilan keputusan. Atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.